Sabtu, 11 Oktober 2008

IKAN TERI BISA CEGAH OSTEOPOROSIS

Kata osteoporosis sering kali menghantui setiap orang, terutama wanita yang telah memasuki masa menopause. Osteoporosis merupakan keadaan berkurangnya massa tulang sehingga tulang menjadi lebih rapuh dan mudah patah. Penyebabnya karena kekurangan kalsium. Kalsium, selain membantu mencapai massa tulang yang optimal dan mencegah patah tulang, juga bermanfaat dalam membantu pembentukan dan pemeliharaan gigi.

Kandungan Kalsium Ikan Teri Paling Banyak.
Ikan teri merupakan salah satu sumber kalsium yang murah harganya dan mudah didapat sehingga bisa menjangkau seluruh kalangan.Berdasarkan Nutry Survey Indonesia, kandungan kalsium ikan teri lebih tinggi daripada susu. Kandungan lain yang menonjol dari ikan teri adalah kandungan energinya, yaitu protein 74 persen dan lemak 26 persen. Meski ikan teri paling tinggi kalsiumnya, penyerapan kalsiumnya oleh tubuh tidak sebaik penyerapan kalsium dari susu dan produk olahannya. Karena susu mengandung laktosa yang membantu penyerapan kalsium. Pada ikan teri tidak mengandung zat tersebut.
Kalsium dari ikan teri dapat bermanfaat jika tubuh mengkonsumsinya secara langsung. Pasalnya, di dalam tubuh kalsium bekerja sama dengan laktosa dan vitamin D untuk pembentukan massa tulang, serta dengan kalium untuk menurunkan tekana darah tinggi. Hal ini terjadi karena cara mengkonsumsi ikan teri dimakan bersama tulangnya. Pada bahan makanan hewani dikonsumsi bersama tulangnya yang memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Dan makan ikan teri merupakan sumber kalsium tertinggi. Kalsium sendiri merupakan kandungan utama dalam struktur pembentukan tulang.

Hati-hati Bagi Penderita Asam Urat
Meski ikan teri bagus dikonsumsi untuk mencegah osteoporosis, namun mereka yang menderita asam urat harus waspada. Pasalnya, kandungan protein yang tinggi membuat hasil metabolisme dari protein berbentuk purin yang akan meningkatkan kandungan asam urat dalam darah. Sabaiknya ikan teri tidak terlalu sering dikonsumsi oleh mereka yang memiliki penyakit asam urat. Tapi bisa disiasati dengan minum air putih yang banyak, sekitar 10 gelas per hari, agar purin yang dihasilkan dari metabolisme protein ikan teri terbuang melalui urin.

Tidak ada komentar: