Rabu, 10 September 2008

i hope,.

malam ini kami ( saya dan 3 orang tmn satu kelompok saya ) berusaha keras untuk menyelesaikan semua pekerjaan untuk persiapan presentasi esok hari.
dengan penuh semangat satu demi satu kata kami susun dalam sebuah kalimat, yach dengan sedikit harapan agar esok smua menjadi lebih baik, meskipun saya pribadi sebenarnya ndak tau ap yang saya lakukan ini yang terbaik.
klo boleh saya jujur, sebenarnya harapan terbesar bukan besok bisa lolos dari pembantaian ataupun nilai yang memuaskan esok hari, tapi harapan saya pribadi lebih pada nantinya ap yang kami buat dapat bermanfaat.
sebenarnya saya sedikit kecewa pada keadaan ini, seharusnya saya dan teman - teman bisa berkarya lebih baik lagi, tapi lagi - lagi tuntutan dosen pembimbing yang membuat smua itu jadi hilang seketika, saya ingin berkarya, yach berkarya seliar mungkin tanpa terbatasi pada hal - hal yang bagi saya itu merupakan pembodohan, tapi saya juga ndak bisa melawan keadaan ini, saya ndak mampu.
saya hanya berharap dan berusaha agar suatu saat nanti saya bisa berkata bahwa saya mampu!!
i hope,.

hal bodoh!!

ndak tau kenapa tadi sore kok saya tiba - tiba kepikiran ya sama seseorang yang dulu selalu ad disamping saya, kabar terbaru yang saya dengar dia sudah menikah dan memiliki seorang anak.
pertemuaan terakhir kami memang sangat mengenaskan dan meninggalkan dendam serta marah yang sangat besar dihati saya.
saya ndak tau ada apa tapi tadi sore saya memang jadi benar - benar teringat sama dia dan semua masalah yang dulu tertinggal, saya jadi pingin sekali bertemu dengan dia, saya hanya ingin berkata "saya sudah memaafkan kamu dan selamat menempuh hidup baru ya".
saya hanya ingin berkata itu, karena saya merasa marah dan dendam ini tidak ada gunanya, karena sebenarnya saya yakin bahwa hal bodoh yang dulu dia lakukan dan menyakiti hati saya serta keluarga saya itu semata - mata karena dia terlalu sayang pada saya.
saya juga berfikir bahwa mungkin waktu itu saya juga salah, tapi apa pun itu saya hanya ingin memperbaiki smuanya, toh saat ini saya juga sudah punya penggantinya yang insyaallah lebih baik dari dia dan dia pun juga sudah memiliki pengganti saya yang insyaallah juga lebih baik dari saya. dibulan yang penuh maaf ini saya benar - benar ingin berusaha memperbaiki smuanya.
dan saya berharap agar apa yang dulu terjadi ndak akan terulang lagi karena saat ini saya sudah cukup bahagia dengan kehidupan saya, dengan keluarga saya, dengan teman - teman saya dan yang pasti dengan "maz" saya,..,